Info Inspiratif Seputar Jabar

Cerita Perantau di Jalan Suci

0

BANDUNG-Bagi Orang Bandung mungkin tidak akan kebingungan jika mendengar jalan suci, sedangkan mereka para pendatang yang belum tahu menahu nama nama jalan, mungkin akan mencari-cari dimana plang yang tertulis Jalan Suci yang ada malah tertulis Jalan Phh.Mustofa.


Di jalan seorang mahasiswa asal Indramayu bernama Imah diboncengi motor oleh seorang teman kampus terlihat kebingungan saat mendengar temannya menyebut jalan yang dilewatinya itu disebut Jalan Suci. Sepanjang jalan dari Terminal Cicaheum sampai dengan Surapaticore tak juga dia temukan plang yang tertuliskan Jalan Suci, melainkan yang dilihatnya plang tertulis Jalan Phh. Mustofa.


Jalanan yang menghubungkan Terminal Cicaheum dan Jalan Surapaticore ini pun tidak cocok jika dikatakan sebagai Jalan Suci dalam pengertian bersih. Melihat kondisi jalanan yang dipenuhi kendaraan dan sepanjang jalan banyak berdiri toko-toko dengan aneka macam yang dijualnya, menarik para pembeli untuk datang ke tempat ini. Hal tersebut tentu saja membuat jalanan ini tidak bisa luput dari sampah karena tidak bisa dimungkiri negara ini adalah Indonesia bukan Singapura yang memiliki kebijakan tegas terhadap orang yang membuang sampah sembarang.


Walaupun memang dijumpai seorang petugas kebersihan yang membersihkan jalan, tapi tetap saja setelah dibersihkan akan muncul lagi sampah baru entah dari pembeli, pemudik atau pengendara yang dengan mudahnya membuang sampah sembarangan.


Disisi lain Imah malah berpikir kemungkinan dinamakan Jalan Suci sebagai doa agar jalanan ini menjadi jalan yang suci. Dengan rasa penasaran Imah berusaha mencari jawaban dengan menelusuri sepanjang jalan bertanya kepada orang-orang setempat.


Bukannya mendapat Jawaban Imah malah diajak guyonan oleh sekumpulan bapak-bapak yang sedang duduk. “Dulu orang-orang dijalan itu hatinya suci neng” ujar salah satu bapak sambil tertawa. Adapun teman bapak itu menyanggah dengan lolucon baru “Sejarahnya jalan itu pernah kedatangan penyanyi Malaysia namanya Saleem nyanyi lagu populernya Suci Dalam Debu, nah mulai dari situlah jalan ini dinamakan jalan suci ,” dengan serempak para bapak-bapak tertawa terbahak-bahak.


Imah pun melanjutkan penulusurannya dan bertanya kepada para anggota dishub yang sedang bertugas. Namun sayangnya tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan tersebut , Mengapa Jalan Phh Musthofa disebut dengan Jalan Suci? Mereka hanya menngelengkan kepala sambil tersenyum.


Setelah mencari cukup lama sumber yang bisa menjawab, akhirnya Imah bertemu seorang guru bernama Bahito (52) “Jalan Suci itu singkatan dari Surapati-Cicaheum. Karena orang-orang sukanya menyingkat kata jalan yang bernama asli Jalan Phh Musthafa disebutnya Jalan Suci dan penamaan tersebut lebih dulu daripada penyebutan jalan suci, ” ucapnya dengan sangat jelas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin