Info Inspiratif Seputar Jabar

Terbengkalainya Hotel Subang Plaza

0

HOTEL SUBANG PLAZA-Bangunan tua yang menjulang tinggi telah menjadi saksi bisu perjalanan waktu, menyimpan cerita dan kenangan dari masa lalu yang jarang masyarakat subang ketahui. Dibalik rerumputan yang menjulang tinggi, lapisan debu dan retakan dinding ada sejarah yang tersembunyi.
Hotel Subang Plaza yang dulunya memiliki nama Het hoofdkantoor van de Pamanoekan enTjiasemlanden in Soebang, Markas Besar Pamanoekan and Tjiasem Land di Subang. Dulunya Pamanoekan and Tjiasem Land adalah perusahaan perkebunan milik Belanda yang ketika itu menguasai hampir seluruh wilayah Subang saat ini, hingga akhirnya dinasionalisasi sekitar tahun 1958.
Dulu Subang dikenal sebagai pusat perkebunan banyaknya komoditas seperti: teh, coklat, tebu, dan karet dieskploitasi pengusaha swasta asing, sangat disayangkan bangunan itu dibiarkan pemiliknya, dan jarang masyarakat subang ketahui jika bangunan hotel ini dulu memiliki nilai sejarah yang baik bagi masyarakat subang.
“Bangunan ini awalnya sebuah kantor administrasi inggris pada zaman penjajahan, kantor tersebut digunakan Inggris untuk mengumpulkan dana hasil perkebunannya, setelah maa Inggris berakhir bangunan ini juga sempat digunakan penjajah lain seperti Belanda dan Jepang, sampai di tahun 2000 bangunan itu dibeli Bapak H. Harun dan diubah nama menjadi Hotel Subang Plaza, ujar Pak Yadi.
“Setelah beberapa lama menjadi hotel bangunana itu awalnya sangat terkenal dan ramai pengunjung dan di tahun-tahun berikutnya ternyata bangunan itu kembali terbengkalai akibat kebangkrutan, karena adanya hal-hal mistis” ujar Pak Yadi. dan akhirnya bangunan itu kembali dijual oleh Bapak H. Harun untuk alasannya tidak ada yang mengetahui.
Menurut penuturan beberapa masyarakat “bangunan ini terus berganti-ganti kepemilikan, sampai saat ini dimiliki oleh Rumah Sakit PTPN Subang. Bangunan Eks Hotel Subang Plaza itu akan dibangun dan dikembangkan dan sebagian masyarakat tidak mengetahui. Dulu itu, proses perubahan kepemilikannya seperti apa. Hanya saja mereka berharap bahwa bangunan heritage di Subang bisa dimiliki oleh Pemda”, ujar masyarakat sekitar.
Mengenai angkernya Hotel Subang Plaza saya rasa hanyalah paradigma masyarakat yang sudah terlalu banyak dicekoki cerita seram mengenai tempat yang kosong. Disisi lain, Hotel Subang Plaza merupakan bangunan bersejarah yang patut dijaga dan dilestarikan oleh pemerintah setempat. Namun sampai saat ini belum ada langkah pasti soal melestarikan bangunan bersejarah di Kabupaten Subang, khususnya Hotel Subang Plaza.
Ternyata menurut penuturan salah satu petugas pemerintahan yang kantornya bersebelahan dengan bangunan itu ternyata “tidak adanya langkah pasti dari pemerintahan mengenai pengambil alih bangunan itu karena menurutnya bangunan itu merupakan bangunan yang memiliki persengketaan warisan dari keluarga bapak H. Harun. Hingga akhirnya dibiarkan begitu saja dan meninggalkan kesan angker,” ujar Pak Yadi. (Firliani Sollina Hofifah SPI 6B)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin