Info Inspiratif Seputar Jabar

MASJID 2 LAUTZE : SAKSI BISU KEHARMONIAN ANTARA KAUM TIONGHOA DAN KAUM MUSLIM

0

Siapa sangka Masjid yang terlihat seperti Klenteng ini merupakan saksi bisu dari ribuan warga Tionghoa memeluk Islam,sekaligus merupakan media bagi warga Tionghoa untuk belajar tentang Islam.Masjid ini menawarkan kombinasi sempurna antara elemen tradisional dan modern.Bangunan ini memancarkan pesona yang memukau dengan atap berbentuk kubah yang menjulang tinggi ke langit biru. Masjid Lautze 2 mencerminkan semangat kebhinekaan dan keberagamaan.Masjid ini diharapkan bisa menjadi tempat yang mampu menghubungkan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda dan mendorong kerjasama antarumat beragama.

Senandung seni mencorong dari atap kubah yang berseri dan ornamen elok, menjadikan Masjid Lautze simbol anggun dan megah di tengah ramainya kota. Namun, pesona yang memikat terletak pada keanggunan nilai-nilai toleransi yang dipupuk dalam relungnya. Di tengah padatnya kota yang diliputi keyakinan beraneka ragam, masjid ini tampil sebagai titik perjumpaan insan beriman dan insan beragama yang berbeda. Dalam setiap detik, jemaah berjubel mengisi ruang shalat, sembari pengunjung yang tak sama keyakinannya merasakan kedamaian dan keindahan tempat ini.

“Masjid Lautze 2 adalah sebuah perwujudan dari visi kami untuk menciptakan sebuah perwujudan dari visi kami untuk menciptakan ruang ibadah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual umat,tapi juga memperkaya pengalaman atas kemegahan arsitektur yang ada dan menciptakan harmoni antara nilai-nilai keagamaan dan kesenian..Setiap minggu selalu diadakan pengajian,dan ada sesi tersendiri untuk para mualaf.Pengajian ini alhamdulillah rutin dilaksanakan,selain untuk belajar agama lebih dalam,juga membangun silaturahmi yang kuat” -Ujar Rahmat Nugraha,DKM Masjid Lautze 2.

“Masjid ini juga memang dirancang agak unik,karna menggabungkan desain arsitektur tradisional dengan elemen modern.Desain Masjid ini juga terinspirasi dari bentuk tradisional dari Masjid di Indonesia dengan tambahan ornamen-ornamen Tionghoa ditambah dengan sentuhan modern dengan detail-detailnya.Makanya Masjid ini jadi perpaduan yang harmonis antara budaya tradisional dan perkembangan zaman.”- Rahmat Nugraha.

“Masjid ini punya keunikan sendiri,karena lokasinya yang strategis, terletak di Braga yang dikatakan lumayan banyak kegiatan sosial”. Rahmat Nugraha juga mengatakan bahwa Masjid ini berperan sebagai titik temu bagi umat Muslim yang tinggal dan berkunjung ke area tersebut. Selain itu, masjid ini juga menjadi simbol harmoni antara budaya Tionghoa dan Islam di Kota Bandung.

Selain itu, Masjid ini terletak di jantung Kota Bandung, Jawa Barat, Dibangun dengan tujuan memberikan tempat ibadah yang nyaman bagi umat Muslim di kota ini, masjid ini juga menjadi atraksi wisata budaya yang menarik.Rahmat Nugraha mengatakan bahwa” Masjid Lautze 2 juga telah menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mengundang partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat,tidak hanya umat Muslim”.

Pembangunan Masjid Lautze 2 dilakukan untuk menjawab kebutuhan akan tempat ibadah yang nyaman dan indah di kota Bandung. .Secara teratur penyelenggaraaan acara terbuka seperti dialog lintas agama, diskusi keagamaan, dan pertemuan budaya untuk mendorong toleransi dan saling pengertian antar umat beragama sering dilakukan.

            “Harapan kami sebenarnya sederhana,yaitu selain masjid ini terus bertahan,nilai-nilai toleransi yang diajarkan disini akan membekas di pikiran dan hati Jamaah untuk membangun masyarakat yang lebih baik lagi dan menjunjung tinggi akan rasa hormat terhadap perbedaan.” Ujar Ahmad Yusuf

(Adi Wibowo SPI-6A)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin