Info Inspiratif Seputar Jabar

Mewarnai Gambar : Target Pasar Anak-Anak Banyak digemari Remaja

0

BANDUNG-Kecintaan terhadap anaknya, membuat bapak Gunawan (35) terinspirasi untuk membuka usaha mewarnai gambar. Sebagai seorang ayah, ia berusaha untuk selalu mengabulkan permintaan anaknya demikan ketika pergi ke tempat bermain, anaknya sering kali meminta untuk mewarnai gambar dengan cat dan kuas yang sudah disediakan oleh pedagangnya. Ia berfikir ketika membeli bahan dan alatnya sendiri maka akan menjadi lebih murah. Bermula dari permintaan anaknya, ia mulai membuka Youtube untuk mempelajari bahan bahan dan cara membuka usaha mewarnai gambar. Kini usahanya mulai berkembang dengan target pasar anak anak tetapi banyak digemari oleh para remaja khususnya kaum hawa.

“kebanyakan anak anak sih, cuma ada aja teteh teteh yang mewarnai bahkan orang dewasa juga ada”  ujar Gunawan saat diwawancara ketika menjajakan dagangannya di Tritan Point. Bahkan dengan usaha kecil ini ia bisa mempekerjakan satu orang untuk membantunya berjualan. Sebenarnya pekerjaan ini ia tekuni sebagai pekerjaan sampingan, ia menjajakan dagangannya hanya pada hari minggu di satu tempat yaitu Tritan Point. Biasanya ia berjualan dari jam 06:00 pagi sampai jam 12:00 siang.  

Berawal dari kecintaan pak Gunawan terhadap anaknya, sekitar 6 bulan yang lalu ia membuat lahan usaha baru sebagai sampingan. Tidak disangka kerja sampingan ini mengahsailkan omset di luar dugaan hingga jutaan rupiah. Setiap kali menjajakan dagangannya ia mendapatkan keuntungan hingga lima ratus ribu rupiah. Bahkan ia bisa mempekerjakan satu orang untuk membantunya berdagang.

Tetapi semakin kesini ia mulai menyadari, ternyata melukis gambar ini tidak hanya diminati oleh anak anak saja melainkan remaja dan juga orang dewasa. Karena harga yang sangat murah yaitu dengan hanya merogoh kocek dua belas ribu rupiah dan fasilitas berupa kuas, cat, dan tempat duduk orang orang bisa mewarnai gambar sepuasnya. Hal ini dapat menjadi penarik bagi kita sebagai penikmat seni. “harganya murah, daripada beli cat satu pak sama kanvasnya, beli kuasnya kan mahal” ujar Nisrina (12) salah satu pelanggan pak gunawan.

Lokasi yang pak Gunawan pilih untuk menjajakan dagangannya yaitu di Tritan Point, salah satu tempat yang sering digunakan orang orang untuk berolah raga atau lari pagi ketika weekend. Lokasi yang strategis yaitu dekat dengan beberapa kampus besar di Bandung menjadikan tempat ini kerap kali dikunjungi oleh mahasiswa, hal ini menjadi peluang besar bagi pak Gunawan sebagai pedagang.

Pak Gunawan menunjukan beberapa hasil mewarnai anak anak yang menjadi pelanggannya. Ada yang berwarna abstrak, ada yang acak acakan, ada juga yang tidak berbentuk sama sekali. “kalo anak anak emang gini, mereka belum pandai mewarnai tetapi bagus untuk melatih mereka mengenal warna” ujarnya ketika menunjukan hasil gambar anak anak.

Gambar dari hasil yang mereka warnai bisa dibawa pulang ataupun mereka simpan di tempat pedagang. Tetapi kebanyakan anak anak atau para remaja  membawa pulang hasil dari mewarnai gambar tersebut. Biasanya gambar yang tidak diambil adalah gambar dari anak kecil yang belum terlalu pandai atau bisa dikatakan gambar yang abstrak. Berbeda dengan para remaja, biasanya mereka membawanya pulang untuk dijadikan sebagai pajangan atau hanya sekedar kenangan.  

Dengan usaha sampingan ini pak Gunawan merasa bersyukur karena telah menjadi lahan pekerjaan untuk orang lain dan juga sebagai tambahan untuk menopang hidupnya. Disamping sibuk dengan pekerjaan pokoknya, pak Gunawan tidak kenal lelah untuk meluangkan waktu menjajakan dagangannya pada setiap hari minggu. Terlebih ketika pak Gunawan menyadari bahwa target pasarnya tidak hanya anak anak, melainkan remaja dan para mahasiswa yang kerap mewarnai gambar ketika mereka olahraga atau menikmati akhir pekan di Tritan point.

Selain menjadi sasaran bagi para remaja karena harganya yang sangat murah, mewarnai gambar juga bisa menjadi alternatif mengisi kekosongan waktu luang atau hanya untuk bersenang senang bagi para mahasiswa. “menghilangkan rasa mumet” ujar Priscilla (20) salah satu penggambar dari kalangan mahasiswa ketika diwawancarai saat menggambar. Ini membuktikan bahwa menggambar bagi kalangan remaja tidak hanya untuk sekedar bermain, tetapi menghilangkan rasa mumet ketika tugas sudah melanda.

Dapat dikatakan bahwa mewarnai gambar adalah sebuah solusi untuk menghilangkan stress atau rasa mumet. Dengan mewarnai pikiran kita bisa fokus untuk mewarnai gambar yang sudah disediakan, kita juga tidak perlu memikirkan gambar apa yang akan kita warnai karena memang sudah ada gambarnya. Pak Gunawan berharap tren mewarnai gambar ini tidak hilang seiring berjalannya waktu, dengan begitu ia masih tetap bisa usaha dengan menjajalkan dagangannya.  (Maya Ismayanti_SPI 6 C)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin