Info Inspiratif Seputar Jabar

PEDAGANG IKAN DI PINGGIRAN KAMPUNG SAAR MUTIARA

0

KAMPUNG MUTIARA-Bagi para pecinta ikan hias, ikan hias menjadi hiburan yang cukup manjur untuk sejenak melupakan rasa penat, selain menghilangkan rasa penat juga bisa menjadi sumber penghasilan yang lumayan.

Di pinggiran jalan raya kampung saar mutira terdapat seorang pria paruh baya yang akrab di sapa mang isan (47) oleh para pembeli ikan hias, dengan berbalut kemeja biru dan celana jeans biru dengan kemampuannya pun ia masih apik berjualan ikan hias.

Pria kelahiran tahun 1976 itu bernama Saeful Isan, beliau sebelum menjadi penjual ikan hias ia pernah menjadi tukang bangunan dan penjual makanan di sekitaran kampung saar mutiara.

“Saya sebelum berjualan ikan hias dan membuka toko ini sebelumnya pernah menjadi seorang tukang bangunan dan penjual makanan” ujarnya.

Ungkapnya setelah menjadi tukang bangunan kurang lebih 3 tahun, keadaan sekitarnya mulai ricuh karena penghasilan yang tidak cukup sehingga ia beralih propesi menjadi penjual makanan.

Tidak lama ia berjualan makanan mengalami kerugian yang cukup besar karena makananya tidak kunjung terjual, ia memutuskan untuk berjualan ikan hias karena memelihara ikan hias adalah hobi ia sejak kecil dengan modal awal seadanya isan memulai berjualan ikan secara berkeliling disekolah-sekolah yang ada di kampung saar mutiara.

Isan sudah 30 tahun berjualan ikan hias  secara berkeliling dikesekolah-sekolah yang ada di kampung saar mutiara. Kini ia membuat sebuah toko kecil di pinggiran jalan raya kampung saar mutiara.

Akhirnya isan mencoba membuat sebuah karya berupa aquarium dengan bermodal melihat tatacaranya di internet “Saya membuat aquarium dengan melihat cara pembuatannya di internet walaupun sebelumnya mengalami banyak kegagalan dalam membuatnya karena kurangnya pengalaman dalam membuat aquarium” tutur isan.

Ia mengejakan pembuatan aquarium tersebut membutuhakan waktu satu minggu. Karya isan jarang pembeli karena penawaran konsumen belum sebanding dengan isan beliau mengatakan ingin menekuni profesinya saat ini. Ia percaya bahwa karyanya ini dapat berkembang dan menghasilkan rupiah.

(Muhamad Izul Haq SPI 6 C)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin