Info Inspiratif Seputar Jabar

Perjuangan kang Aep di balik nama besar Cadas Pangeran

0

SUMEDANG-Ketika mendengar nama Sumedang siapa sih yang tidak mengenal Cadas Pangeran? Sudah tentunya, Sumedang identik dengan nama tersebut. Cadas Pangeran adalah nama sebuah jalan yang sepanjang jalannya dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan dan kerasnya batu cadas. Peristiwa berdarah dan horor, begitu kira-kira yang terbesit dalam benak masyarakat ketika mendengar kata Cadas Pangeran.


Namun siapa sangka, di balik spekulasi yang berkembang tersebut, Cadas Pangeran banyak menyimpan cerita unik yang tidak pernah habis untuk digali. Salah satunya kang Aep, seorang pedagang ubi bakar di sekitar jalan Cadas Pangeran. Dengan keterbatasan yang dimilikinya, ia menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan.


Kang Aep menghabiskan masa mudanya dengan berjualan ubi bakar di sekitaran Jalan Cadas Pangeran. Bertahun-tahun lamanya ia lewati dengan penuh rasa semangat dan tanggungjawab yang tinggi. Hal tersebut bukan tanpa alasan ia lakukan. Keadaan ekonomi yang kurang stabil memaksanya putus sekolah dan berjualan ubi bakar. “Ketika saya menginjak bangku SMP, saya memutuskan untuk berhenti sekolah karena biaya pendaftaran untuk masuk ke jenjang SMA cukup mahal. Sehingga saya mengambil alternatif lain yaitu dengan berjualan untuk menyambung hidup” ujar kang Aep pada tanggal 23 April 2023.


Ubi bakar yang di jual oleh kang aep ini berasal dari rancakalong sumedang, setiap minggunya kang aep menerima sekitar 1 mobil pick up.” Ubi yang saya jual ini berasal dari rancakalong sumedang setiap minggunya saya di kirim sebanyak 1 pick up mobil ubi mentah” ujar kang aep sambil memperlihatkan ubi mentah yang berada di depan warungnya. Penjualan ubi bakar kang aep ini ada yang di jual mentah dan ada juga yang di jual matang. Untuk harga ubi mentah perkilonya di jual dengan harga Rp. 15.000 dan untuk yang sudah matang kang aep menjualnya dengan harga 25.000 rupiah.


Cara pembakaran ubi bakar di kang aep dengan di oven yang di diamkan selama beberapa jam. Untuk ubi bakar yang sudah matang memiliki ciri-ciri seperti teksturnya yang sudah empuk dan biasanya ubi bakar itu suka mengeluarkan carian yang mirip dengan madu.” Untuk ubi bakar yang sudah matang itu di lihat dari teksturnya apakah sudah empuk atau tidak karena kalo blm empuk biasanya itu bekum matang dan ubi bakar yang sudah matang itu biasanya suka mengeluarkan carian seperti madu dari belahan kulit dari si kulitnya” menurut kang aep sambil memperlihatkan ubi bakar yang sudah matang.


1Kang aep ini berjualan di pinggir jalan cadas pangeran dengan sebuah bangunan yang menyatu dengan tempat tinggalnya, ruangan yang tidak begitu besar ini menjadi saks bisu ari perjuangan kang aep dalam menjalani hidup, awalanya kang aep ini mengontrak di bangunan tersebut namun setelah lama disana ibu dari kang aep ini membelikan bangunan tersebut untuk mendukung usaha ubi bakar kang aep. ” Dulunya saya disini mengontrak namun setelah itu ibu saya membelikan bangunan ini untuk saya karena ibu saya ini merupakan tkw yang bekerja di arab” ujar kang aep.


Dengan dukungan dari orang tuanya tersebut kang aep kini menjadi lebih semangat dalam menjalani hidupnya walaupun kang aep ini memiliki keterbatasan dalam berbicara namun kang aep ini tetao semangat dalam berjualan, tidak lama setelah di belikan bangunan tersebut oleh ibunya kang aep ini memutuskan untuk menikah dengan seorang wanita yang dulunya merupakan teman sdnya. Dengan keterbatasan yang sama kang aep dan istrinya tetap bertahan dengan berjualan ubi bakar setiap harinya. “Saya menikah dengan istri saya sejak tahun 2018 dan kebetulan istri saya tersebut merupakan teman sd saya sejak dulu”. Begitulah kira kira yang di katakan oleh kang aep


Perjalanan panjang pun ia lewati bersama istrinya. Suka duka dalam kehidupannya ia terjang tanpa rasa lelah. Sebagai seorang suami yang bertanggungjawab, ia tidak akan pernah berhenti berjuang untuk menafkahi istrinya. Menurutnya, menjalani hidup jangan banyak mengeluh, cukup dengan disyukuri maka kenikmatan pun akan datang menghampiri. (Fauzan Azhiman_SPI6B)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solverwp- WordPress Theme and Plugin